SELAMAT DATANG di CharrorS Blog# Tempat Belajar# Sharing# dan berbagi Informasi dan Berita

Selamat Datang Di charrors Blog, tempat belajar, tempat berbagi info dan data

Sabtu, 03 Januari 2015

psikologi pendidikan

BAB I
PENDAHULUAN

Prestasi yang dicapai seorang individu merupakan hasil interaksi antar dua faktor yang mempengaruhinya, yaitu dari dalam (faktor internal) maupun dari luar (faktor eksternal) individu. Selain dua factor di atas ada juga faktor instrument. Semua factor tersebut mempunyai peranan penting dalam proses pembelajaran. Karena akan memberikan sebuah informasi kepada guru tentang kemajuan peserta didik dalam upaya mencapai tujuan-tujuan pembelajaran. Melalui proses kegiatan belajar mengajar dan setelah  mendapat informasi tersebut, guru dapat menyusun dan membina kegiatan-kegiatan peserta didik lebih lanjut, baik untuk individu maupun kelompok belajar.

psikologi belajar

PEMBAHASAN
1.      PENGERTIAN
A.    PENGERTIAN BELAJAR
Belajar menuruut beberapa sumber adalah sebagai berikut:
-          Menurut James O. Whittaker (Djamarah, Syaiful Bahri, 1999)
Belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.
-          Cronbach (Djamarah, SyaiulBahri, 1999)
Belajar adalah perubahan yang relative permanen dalam perilaku ataupun ptensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat.
Belajar merupakan suatu aktifitas yang ditujukan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil pengalaman. Jadi, singkatnya belajar yang sebaik-baiknya adalah dengan mengalami dan dalam mengalami itu peserta didik menggunakan panca inderanya.
-          Menurut penulis, belajar merupakan perubahan perilaku yang sifatnya relatif permanen seagai akibat interaksi dengan lingkungan.

Parenting

Tak Perlu Terlalu Mendikte

Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya menjadi yang  terbaik, bahkan di segala bidang. Tentu itu tidak salah, akan tetapi ketahuilah bahwa setiap anak memiliki keterbatasan dan kemampuan yang berbeda-beda dan khusus. Manusia memang diciptakan sebagai makhluk yang sempurna, tapi harus ingat kesempurnaan manusia tidak sebagaimana kesempurnaan Tuhan, yang tidak memiliki kekurangan SEDIKITPUN. Karena manusia dikatakan sempurna karena kekurangannya, artinya manusia yang sempurna itu yang Anda lihat saat ini, yang lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangannya, bukan yang demkina itu sempurna.

Parenting

Tumbuhkan Sikap Tanggung Jawab

Sunggguh tragis kisah sahabat saya ini, sebut saja “juliet”. Di usianya yang masih sangat belia (tiga belas-an tahun), sebagai seorang anak perempuan, ia harus pergi dari rumahnya karena diusir oleh orangtuanya. Saya tidak akan membahas permasalahan apa yang sampai menjadikan ia diusir. Tanpa bekal yang cukup, ia harus pergi dari rumah seorang diri dan tanpa tujuan yang jelas.

Parenting

Tak Perlu Terlalu Mendikte

Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya menjadi yang  terbaik, bahkan di segala bidang. Tentu itu tidak salah, akan tetapi ketahuilah bahwa setiap anak memiliki keterbatasan dan kemampuan yang berbeda-beda dan khusus. Manusia memang diciptakan sebagai makhluk yang sempurna, tapi harus ingat kesempurnaan manusia tidak sebagaimana kesempurnaan Tuhan, yang tidak memiliki kekurangan SEDIKITPUN. Karena manusia dikatakan sempurna karena kekurangannya, artinya manusia yang sempurna itu yang Anda lihat saat ini, yang lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangannya, bukan yang demkina itu sempurna.

Jumat, 02 Januari 2015

Parenting

Dialah, anugerah terINDAH

Hari itu, setelah lima tahun masa penantian dengan berbagai usaha akhirnya datang juga moment yang paling ditunggu-tunggu Yunus, kelahiran putra pertamanya. Alangkah bahagia ketika seorang lelaki memiliki keturunan yang akan meneruskan nasabnya, alangkah bahagianya ketika seorang perempuan melahirkan putranya tercinta. Apalagi setelah melewati masa penantian dan ujian serta usaha yang panjang dan berjibaku. Bahkan ada yang bilang seorang lelaki tidak akan sempurna kelekiannya manakala ia belum memiliki keturunan. Dan seorang perempuan tidak bisa dikatakan perempuan manakal ia belum melahirkan seorang anak. Benar kah demikian?.
Begitu juga yang dialami oleh Sofia Zulaikha, setelah delapan tahun lebih menunggu dan berharap akan kehamilannya. Sungguh bahaginya waktu dokter yang memeriksanya menyatakan bahwa Ia telah hamil, ya, hamil, mengandung. Harapan dan impian yang selama ini Ia idam-idamkan. Yang sekaligus mematahkan anggapan bahwa ia bukan perempuan mandul, perempuan yang tidak bisa melahirkan anak kandung.

Parenting

Andalah Role Model

Seorang filsuf besar Inggris John Locke mengemukakan bahwa perkembangan manusia selanjutnya sangat ditentukan oleh pengalaman yang ia alami. Saya tidak sedang membahas apakah pendapat ini salah atau benar tapi yang jelas Nabi Saw telah bersabda juga yang maksudnya kurang lebih bahwa setiap manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci) dan kedua orangtuanyalah yang menjadikan anak-anaknya yahudi, majusi atau nasrani. Apakah anak-anak kita kelak akan menjadi seorang yang shalih, dermawan, durhaka, dan apapun bentuknya nanti.
Entah bagaimana teori ini lahir, apakah filsul inggris ini sempat mengintip sabda Nabi atau seperti apa, akan tetapi dipungkiri atau tidak bahwa nilia-nilai universal akan selalu selaras, apapun bentuk dan wujudnya.